Cerita Hot

Kejadian Luar Biasa

Pada pagi di suatu hari ketika ada seorang wanita hendak berpergian ke sebuah tempat yang tidak jauh dari tempat tinggalnya, dia hendak berpergian kesatu tempat yakni sebuah restauran yang cukup terkenal di daerahnya tinggal

Aku adalah seorang lelaki tampan, ya manaku adalah Marvel Setia Budi bisa di panggil Marvel, kini aku sedang menuju ke sebuah resatauran di daerah *** yang kata teman-temanku menu makanannya sangatlah nikmat dan pantas untuk kembali ketempat yang akan kunjungi ini

Dan setibanya aku tiba di cafe atau restauran itu aku pun duduk di tempat yang sangat nyaman dan suasana yang mendukung untuk menikmati hidangan yang hendak ku santap tapi sebelum itu aku memesan makanan terlebih dahulu

Setelah aku memesan makanan yang hendak ku santap dan sudah tercatat dalam secarik kertas dan di serahkan ke waitress

Baca Juga: TERLANJUR DENGAN ANAK BOSS

Sedang asyik menunggu pesanan tiba-tiba aku melihat sepintas ada seorang wanita sedang asyik bersefie ria ya mungkin dia hanya menikmati suasana di cafe ini saja

Selang beberapa menit kemudia tibalah saatnya menikmati makanan yang telah aku pesan tadi dan seorang wanita tadi juga hendak menikmati pesanan yang dia pesan tadi dan kamipun saling menimati makanan yang kami pesan

Aku telah selesai menikmati makan yang menurutku menu makanan di cafe ini sangatlah nikmat dan minumannya juga nikmat pantas semua temanku terus merekomendasikan tempat ini untuk menikmati makanan dan minuman yang sangat nikmat

Tiba -tiba aku hendak buang air seni alias buang air kecil atau apalah sebutannya, lalu akupun bertanya kepada salah satu pegawai di cafe itu dan dia pun menunjukan di mana toilet itu berada, letaknya lumayan jauh sih bagiku dari tempatku ke toilet saja kira-kira 50m an lahitu sih kataku

Setelah aku selesai, tiba-tiba aku meliat sebuah toilet ada orangnya sih tapi tidak di tutup entahlah apa yang dia lakukan, akupun mengintip sedikit di balik pintu itudan rupa-rupanya ada seorang wanita berada dalam toilet itu, akupun masuk dan tanpa di ketahui olehnya

“aaaa tolonggg siapa kamu kok tiba-tiba masuk kemari?”tanya cewek itu, “sssstt diam, salah sendiri kenapa kencing ga di tutup pintunya”jawabku

“plis kak jangan apa-apakan Okta”pintanya, “oh jadi nama kamu Okta?”tanyaku, “iya kak, tapi plis ya kak jangan apa-apain aku”pintanya

Lalu aku mengunci pintu toilet itu lalu aku mencumbu bibir seksi milik cewek itu yang bernama Okta dan tidak lupa membuka baju dan rok yang ia kenakan dan dia terus meronta-ronta tapi apalah dayanya kekuatanku lebih besar darinya

“kak jangan plis”pintanya, “udahlah neng puasin kak, kan salah kamu sendiri kenapa ga di tutup kalo buang air”kataku, “plis kak jangannnn”ppintanya, akupun membuka lebar baju yang ia kenakan dan tak lupa melepaskan bra berwarna ungu yang dia kenakan

Akupun meremas-remas nenennya yang terasa begitu kenyal dan pas dalam genggamanku, “aaahh kak jangan”katanya sambil terus meronta-ronta agar tidak menggauli dia dan tidak melepaskan kesuciannya (kalau masih), “udahlah neng nikmatin aja”kataku, “jangan kak plis Okta mohon”pintanya, “udah lah neng”balasku

Sekitar satu menit aku menikmati dada dan bibir cewek cantik ini, akupun menyasar memek milik cewek ini dan tak lupa jariku juga kembali berkeliaran di kaki cewek ini, mulai dari paha yang sedari tadi di rapatkan olehnya, akupun berusaha membuka selangkangan paha milik Okta dan membuatku takjub akan mulus paha miliknya

“aaaaaahhh kak jagan pliss”pintanya sambil meneteskan air mata, “sudahlah neng nikmatin aja, bantu puasin kakak”kataku, dan kini berhasilah jerih payahku untuk menikmati indahnya memek Okta, lalu terbukalah kaki Okta dengan paha mulus itu

Tanpa basa-basi aku meraba memek tembem milik Okta ini dengan perlahan dan ku lihat dia hanya bisa meronta-ronta, kini aku memasukan jari tengahku ke dalam memek Okta dan mengocoknya seperti mengocok telor

“aaaaaaahhhhhhhh kak”jeritnya, “sssssstt bisa diam gak”kataku sambil nada marah kepadanya, “pppllllissss kak”tangisnya sambil menahan ranya nyeri karena jariku yang berada di dalam memeknya, lalu ku percepat pergerakan tanganku di memeknya sampai dia menegang dengan hebatnya

Lalu aku membuka celanaku dan memaksanya untuk mengelum kontolku yang sedang tegang hebat ini, “ayo emutin punya kakak”kataku, dan dia hanya bisa mengeleng-gelengkan kepalanya, “ayolah neng”pintaku sambil memaksanya, akupun meremas puting payudara Okta dengan harapan dia membuka mulutnya lalu aku bisa memasukkan miliku ke dalam mulutnnya

“aaaaaahh kak jangannn”pintanya, lalu akupun berhasil memasukkan kontolku didalam mulutnya dan mulai memaksanya untuk mengelumnya, “jilat punya kakak neng kayak jilat es kream”pintaku, akupun membantunya untuk bisa mengelum kontolku yang sedang tegang ini, “ahhhhhh neng nikmat banget keluman bibirmu neng”kataku, dan Oktapun hanya bisa meneteskan air mata

Setelah selesai kontolku di mulutnya dan mengeluarkan cairan sperma yang begitu banyak di mulut Okta dan memaksanya untuk menelan semua sperma milikku yang ada di dalam mulutnya dan kini sekarang aku memaksukkan kontolku yang masih tegang kedalam memeknya

“aaaaaaaahhh kak sakiiiiitttt”katanya sambil meneteskan air mata, “sabar neng bentar lagi juga enak kok nikmatin aja ya”balasku, “aaaaaaaaaahh kak ampunnnnn”pintanya, aku tak memperdulikan rengekannya dan terus menggenjotnya hingga aku puas, akupun terus menggenjot memeknya “ahh neng memek kamu enak bangeeeeeeeeeetttt”, akupun mempercepat genjotanku di dalam memek milik Okta

Sampai pada akhirnya akupun berejakulasi di dalam memeknya dan hendak menyemprotkan spermaku di dalam rahimnya, “aaaaahhh neng hunek banget”kataku, dan Okta hanya bisa menagis dan menyesali perbuatan yang iya terima dariku

Dan kini aku berejakulasi di memeknya, “aaaaahhh negggg”kataku, dan ccccccrrrrrrooooottt, crooooott, kira-kira empat belas semburan spermaku di dalam memeknya dan setelah selesai menggauli Okta aku dan dirinya beristirahat kira-kira tiga menit atau sampai rasa lelah ini hilang

Akupun memakai kembali pakain dan celanaku dan tak lupa berterima kasih atas kenikmatan yang tiada taranya yang telah di berikan Okta padaku, lalu aku meninggalkan toilet itu dan membayar makanan yang aku pesan dan tak lupa merapikan pakaianku seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Related Post

Panas Terperdaya Nafsu Pembantu Seksi Sudah 4 bulan dia bekerja di rumahku, namanya Titin dan dia beru berumur 21 tahun dan dari ijazahnya ternyata dia lulusan SMU. Sebenarnya kalau diliha...
Perkosa Baby Sisterku Peristiwa ini bermula pada saat beberapa rekanku datang ke rumahku, Dedi, Dika, Budi, serta Bobi punya niat main ke rumahku, untuk melihat kaset DVD b...
Cerita Sex Ibu Nuning Ketika aku mulai menempati rumah yang baru kubeli, sejumlah warga mengingatkan bahwa Pak Rasjo tetangga terdekat rumahku berperilaku kasar. Pria yang ...
PERAWANNYA UNTUKKU Cerita hot - Ini terjadi kira-kira setahun yang lalu, tapi setiap kali aku membayangkannya, seolah-olah baru saja terjadi kemarin peristiwa yang sanga...
Bercinta Dengan Gadis SD Aku tinggal di sebuah gudang tua yang sudah tidak terpakai lagi. Lumayan bisa dapat tempat tinggal gratis, malah mendapat honor dari pemilik gudang. A...
Pembantu Yang Selalu Ingin Ku Entot Namun ia tak begitu memikirkannya. Sepanjang hidupnya terjamin, iapun dapat menabung kelebihannya untuk jaminan hari tua. Perkara kelakuan Tuan Harton...