Cerita Hot

Go Go Spin And Unleashed The Power

“ok gimana udah beres belum kerjaanmu dul?”tanyaku pada Vincent sambil mendampingi Jinan yang sedang berada di dalam mobil, “udah mas bro, nih semuanya”jawab Vincent padaku, “ok makasih ya”balasku, “sama-sama mas bro, sesama saudara kan harus saling membantu”tuturnya, “wiiiih tumben nih akur berdua, biasanya ribut mulu kaya tikus sama kucing”kata Viny yang sedang mengejek kami

“ya sesekali bolehlah”jawabku sambil membantu membawakan barang yang di bawakan Vincent dan Viny dam menaruhnya di bagasi belakang seraya meminta Viny untuk mengambilkan kopi instan dalam kemasan botol untuk aku minum

“eh Jinan kamu udah baikan?”tanya Viny pada Jinan, “udah kak”jawab Jinan pada Viny, “beneran?”tanya Viny balik, “beneran kak”sahut Jinan, “kamu yakin udah sehatan sayang?”tanyaku, “udah ak”jawab Jinan padaku, “ciye yang lagi kasmaran nih”celoteh Vincent, “menengo kon le”kataku dengan nada yang kencang sedikit sih hehehe

“tuh kan ribut lagi, barusan akur ayo maaf-maafan lagi, kaliankan saudara ya walaupun bukan kandung”tutur Viny, “iya deh iya, maafin guwe ya mas bro”kata Vincent, “iya guwe juga yang salah, guwe gampang emosian, sekali lagi maafin guwe ya”kataku sambil mengemudikan mobilku dan meninggalkan swalayan itu

Baca Juga: Cerita Bokep Pemerkosaan Siswi SMP 14 Tahun

“nah gitu dong akur lagi”kata Viny, “ya sekali-kalilah”candaku, “iiihh kok sekali-kali sih, ak jangan bercanda mulu kenapa”rayu Jinan padaku, “iya maaf” kataku sambil membelai rambut Jinan, “iiihh aak berantakan tau”rayu Jinan padaku

Di dalam mobil aku memegang tangan Jinan selagi lampu merah masih menyala, “loh ak kenapa berhenti?”tanya Jinan, “itu neng ada lampu merah, sebagai warga negara yang baik kan harus taat rambu lalu lintas”kataaku padanya, “iiihh Jinan sedeng deh dengernya jadi makin sayang”sahutnya padaku, “makasih cantik”rayuku “gombal mulu nih kak Dewa”kata Viny, “ye biarin pacar sendiri, iri ya”kataku pada Viny

“iiihhh resek deh kak Dewa”sahut Viny, “lah emang”balasku

Akupun melanjutkan perjalanan menuju tempat yang telah aku persiapkan untuk beberapa hari kedepan bersama Jinan, Viny dan Vincent, selagi kami menikmati perjalanan menuju tujuan sambil melihat pemandangan dan menyanyikan lagu plesetan yaitu “memandang alam dari dalam oh indahnya pemandangan”, dan kamipun bersenang ria tanpa terasa kami telah tiba di tempat yang dituju dan merasakan sejuknya kota yang kami singgahi ini

“ayo semua turun sudah sampai”kataku, “iiiihhh seneng deh”kata Jinan sambil melompat kegirangan, “eeehh sayang hati-hati kamu kan masih belum sembuh bener”kataku, “gak apa-apa ak Jinan kuat kok”sahutnya, “iya tapi”balasku dengan kuatir, “udahlah ak aman”kata Jinan padaku, “bener?”tanyaku, “iya sayangku”rayu Jinan padaku

“ciye yang sedang jatuh cinta nih sapa salah satu pengunjung yang ada di situ, “eh Okta apa kabar kamu?”tanya Vincent pada Okta, “kak Vincent, ampun kak jangan sakitin Okta lagi”sahutnya sambil ketakutan dan bergegas bersembunyi di balik badan dan memelukku

“eh Okta lepasin ga”kata Jinan, “kenapa kamu cemburu ya”kata Citra yang datang bersama dengan Okta, “menurut loe”sahutnya, “wahhh jadi iri guwe sama loe bro direbutin cewek-cewek”kata Leon sahabatku yang juga datang bersama anggota club motornya

“eh maaf kak Okta refleks tadi”katanya, “iya gak apa-apa kok”balasku, “wah curi-curi kesempatan nih”sahut Leon “tau nih aak Jinan gak suka tau iiiihhh”rayunya, “iya maaf”sahutku

“udah masuk aja yuk capek nih”kata salah satu anggota klub motornya Leon, “ya udah nunggu apa lagi yuk masuk”sahut Viny, “permisi mbak saya yang telpon tadi atas nama Rasya Dewanggara Alfianjaya”kataku pada receptionist hotel itu, “baik mas saya cek dulu”balas receptionist itu, “oh monggo mbak sampean tingali rumiyen” balasku, “oh oke mas pesan dua kamar ya mas, ini mas kuncinya dan ada yang bisa kami bantu lagi?”sahut receptionist itu, “oh gak mbak makasih”balasku, “sama-sama mas, silahkan”balas receptionist itu mempersilahkan kami untuk masuk.

Related Post

MALIOBORO MENGGELORA Jam di pergelangan tangan kananku menunjukkan angka 5, matahari sudah mulai bersiap pulang ke peraduannya. Dan aku, masih berdiri di tepi jalan raya M...
Gadisku Tubuhmu Yang Mempesona Sejak pertama kali mengenalnya pada sore hari yang ketika sedang menuggu angkot di daerah Sleman. Saat itu sore yang sudah gelap gulita dan sudah mula...
PACARKU VITA Aku punya seorang pacar yang kuliah di salah satu universitas ternama yang berlokasi di daerah Grogol. Karena berasal dari daerah jawa Timur, maka pac...
Ibu Ratih Dosen Montok Menggairahkan Kejadiannya kira-kira 4 tahun yang lalu, ketika aku kuliah semester ketiga di sebuah lembaga pendidikan di Bekasi. Waktu itu, para mahasiswa baru seda...
Toilet Kampus Aku mahasiswa semester 7 di sebuah universitas di Jakarta Barat. Umurku 21 tahun. Aku tergolong anak yang biasa-biasa saja di lingkungan pergaulan kam...
Dinodai Juraganku Ini terjadi ketika aku masih usia 14 tahun. Aku yang baru saja lulus SD bingung mau kemana, melanjutkan sekolah nggak mungkin sebab Bapakku sudah satu...