Cerita hot

Cerita Sex Bokep Cewek Perawan

Cerita hot – Siang itu seperti biasa aku baru mau mandi dan ternyata mesin air tidak mau hidup, dari pada menunggu sampai sore dan yang pasti istriku bakal ngomel kalau mau mandi airnya gak ada terpaksa aku memanggilnya.

“Ma tadi pagi mesin air hidup gak..?”
“Belum ngidupin mesin dari pagi, kan baru kemarin sore yang isi!”
“Lenna udah pulang belum? bantu dong naikin mesin”
“Udah paling lagi ganti baju” Lenna bantu kakakmu naikin mesin air.

Akupun kebelakang membuka tutup sumur dan menyiapkan peralatan memperbaiki semua peralatan rumah aku anggap gampang. Karna memang hobyku sejak kecil utak atik mesin.

Lenna kemudian datang menggunakan kaos lengan pendek ketat dengan setelan celana leging menunjukkan seluruh bentuk tubuhnya. Memang seperti itulah dia yang masih polos.

Baca Juga: Skandalku Dengan Mbak Sus Ibu Kost

Kami mengangkat pengait mesin air yang aku buat dari besi jadi gampang untuk menaik turunkan kalau ada kerusakan. Akupun men cek apanya yg rusak sementara Lenna jongkok di depanku.

Sesekali kulirik bagian selangkangannya yg menunjukkan belahan vagina tercetak begitu jelas. Dia hanya terus memperhatikanku yang sibuk memperbaiki mesin tanpa merubah posisi jongkoknya meskipun tanpa di sadari aku selalu melirik selangkangannya.

Setelah ku anggap semua beres aku menyuruhnya mengambil air di bak mandi untuk mancing biar gak kemasukan angin. Dia berjalan ke kamar mandi belakang saat itu kembali ku lihat bongkahan pantatnya yg begitu menantang.

Sekembalinya dia menenteng ember yang penuh dengan air aku menyuruhnya memegangi pralon dan isi dengan air. Setelah penuh ku hidupkan mesin tapi air belum bisa naik.

Akupun menuju ke sebelah dia untuk menyambung peralon. Teteknya yg tumbuh seukuran genggaman tanganku terlihat jelas karna kain t-shirt tipis dan singlet yg di gunakan tak mampu menyembunyikannya.

Akupun mengatur siasat agar dia terangsang saat itu. Aku menggunakan celana boxer dan aku melangkah menuju kamar mandi dan melepaskan sempakku. Hanya dengan menggunakan celana boxer aku kembali tapi Lenna tidak melihat kontolku yang sudah tegang.

Paralon yang sudah kusambung meskipun lemnya belum kering sengaja agar terlepas saat ada air meyembur, ku suruh Lenna menghidupkan mesinnya,..

“Lenna udah coba mesinnya hidupin “.
“Ha ha ha sukurin.” Lenna tertrawa meledekku karna aku tersembur
“Udah dong cepetan matiin aku basah nih”.
“Biarin biar tau rasa” dia terus meledekku

Dan aku pura pura sibuk kembali menyambung pralon aku jongkok sedemikian rupa untuk memamerkan besarnya kontolku ke Lenna. Lenna yg awalnya hanya melihatku menyambung pralon akhirnya berhasil terperangkap melihat selangkanganku sambil melongo.

Aku kembali pura pura sibuk sambil sesekali kulirik dia yang diam diam melihat selangkanganku terus. Aku menggoyang goyangkan kontolku sementara meskipun dia melengos tapi kadang dia melirik.

Ok Lenna dah selesai, akupun membereskan peralatanku dan dia ikut membereskan ember dan membawanya ke kamar mandi setelah dia menghidupkan mesin air untuk mengisi tower.

Lenna tidak langsung keluar kamar mandi dia menunggu air untuk mencuci tangannya yang kotor aku yang masih bernafsu menyusulnya pura pura ingin melihat airnya sudah bening apa belum.

Lenna coba buka krannya airnya udah butek gak? Dia sedikit menungging saat itu aku dengan cepat menempelkan kontolku ke pantatnya sambil ku kedut kedutkan seolah olah ingin ikut melihat ke dalam bak air yang di bukanya.

Aku mulai menjepitkan kontolku di tengah tengah selangkangannya, sambil ku gesek gesekan terus kontolku tanpa di ketahuinya kalau kontolku sudah diluar celana.

“Ihhh kak nempel nempelin gini sih”
“Nggak sengaja Lenna, tapi kok pantatmu anget banget sih”
“Kak udah dong geli nih”
“Ntar dulu tanggung enak banget nih”
“Iihhh enaknya dimana lagi”
“Waduh masa kamu belum tau kalo bisa enak”

Aku mulai menjepitkan kontolku di tengah tengah selangkangannya, sambil ku gesek gesekan terus kontolku tanpa di ketahuinya kalau kontolku sudah diluar celana. Dia sedikit melebarkan selangkangannya dan nampak sudah mulai merasakan lain.

Dengan nafas yang mulai berat dan tanganku yang sedari tadi nganggur mulai ku gunakan untuk meraba perutnya sambil sedikit sedikit bergeser naik di atas teteknya. Meskipun hanya dari luar tapi sangat terasa kalau putingnya yang kecil mulai menegang.

“Ehhm kak kak..”

Aku perlahan menurunkan tanganku mencari pinggiran leging yang di kenakan. Dengan cepat ku tarik legingnya turun dan langsung kembali ku jepitkan kontolku ke selangkangannya.

Dia kaget dan menjepit kontolku, tapi justru sangat nikmat kurasakan dan kembali kugesek gesekan, terasa sangat licin karna dia ternyata sudah melelehkan banyak cairan dari memeknya.

Spontan saat itu kontolku terjepit kencang di selangkangannya dan akupun tak mampu menahan hingga hanya hitungan detik saat dia mencapai orgasmenya akupun memuncratkan pejuhku. Akupun lemas sama seperti Lenna, dan aku mengembalikan celananya yang tadi kuturunkan sampai ke lutut.

“Inget ya Lenna, jangan sampe ada yang tau, enggak usah juga cerita ke mbakmu”

Dia tersenyum meninggalkanku sementara aku langsung mandi di kamar mandi bawah. Sambil mandi aku merasa senang telah berhasil orgasme dengan bantuan adik iparku yang montok meskipun tidak sampai melakukan penetrasi.

Setelah kejadian siang itu Lenna jadi lebih genit di depanku tentunya saat istriku sedang tidak di dekatku. Malam itu seperti biasa setelah toko tutup aku tetap masih sibuk di ruang kerjaku. Saat aku sedang spaneng memikirkan permasalahan handpnone di depanku Lenna masuk ke ruang kerjaku yang tidak di tutup oleh istriku.

“Kak komputer depan kok eror terus sih?”
“Paling kena virus! Dah nanti aku instal ulang”

Sementara istriku tidak menoleh sedikitpun karena sedang asik dan Lennapun menyusul istriku yng bermain di dan menggantikan bermain saat istriku kembali tidur lebih dulu ke kamar.

Karena suntuk memikirkan kerjaan aku berniat memperbaiki komputer konter tapi stelah berdiri dari kursiku timbul niat untuk menjaili kembali adik iparku yang montok ini Aku kembali duduk dan kurapatkan kursiku kedekatnya.

“Menang gak?”
“Belum kak” lawannya main grouping, curang pada, minta dilaporin bandar nih biar di kunci akunnya.

Akupun merubah posisi kebelakangnya karna kursiku menggunakan roda sementara dia hanya menggukan kursi plastik yang kami sediakan untuk pelanggan konter.

Akupun maju mendorongnya untuk menggapai mouse yang ku pasang di laptop, dan aku memutarkan film semi action, beberapa saat film berjalan dia terus memperhatikan, dan mungkin karna capek dia sedikit bersandar padaku.

Sampai adegan romantisnya tanganku pun mulai meraba pahanya, dia seperti terhipnotis saat melihat adegan adegan mesra di layar laptopku sehingga membiarkan tanganku yang mulai mengelus ngelus memeknya, nafasnya sudah mulai berat.

“Lenna kita kayak kemarin yuk”

Ia diam tapi saat ku bimbing untuk berdiri dia menurut akupun menurunkan celanaku dan kuturunkan celananya hingga terlepas, dan suruh dia kembali duduk tapi kali ini dia duduk di pangkuanku dengan menindih sedari tadi.

Hanya sebentar dia sudah menggesek gesekkan sendiri bibir luar memeknya ke batang kontolku, aku hanya menikmati sambilku masukkan tanganku kedalam tshirtnya meremas teteknya yang baru tumbuh.

“Enak ya Lenna?”
“Iya banget kak ekhhh”

Akupun seperti kurang puas dan ku suruh dia berdiri dan kujepitkan kontolku ke selangkangannya. Kontolku dijepitnya antara kedua belah paha dan mendapat pelumas dari dalam memeknya membuatku merem melek memaju mundurkan pantatku.

Tiba tiba aku sangat ingin menjilati memek adik iparku yang montok itu dan tanpa di ketahuinya aku jongkok di belakangnya dan ku renggangkan kakinya lebar kemudian ku jilati lubang memeknya yang sudah banjir.

Dia mendesah seperti kepedesan saat aku membalikkannya dan mengangkat satu kakinya dan kuteruskan mengoral memeknya itilnya tak luput dari lidahku dan hanya dalam waktu singkat dia memekik dan seperti kehilangan keseimbangan.

Hari hari berikutnya kami selalu menikmati permainan tanpa di ketahui siapapun dan tanpa aku merusak keperawanannya, meskipun dia sangat ingin menikmati dan rela perawannya di jebol olehku tapi aku selalu memberi pengertian kepadanya bahwa jangan sampai.

Dalam hatiku toh untuk menikmati lobang2 memek aku sudah memiliki kakakmu dan ibu mertuaku yang sejak istriku hamil tua sering menginap di ruko kami dan aku sudah berhasil menyodok memeknya yang legit.

Skip skip skip skip….

Selama ini ada satu tahun kami selalu menikmati gesekan gesekan tapi masih tetap menjaga agar adikku tidak kehilangan keperawanannya tapi saat itu aku seperti tak juga dapat menemukan orgasmeku akhirnya kusuruh dia nungging.

“Lenna kamu nugging yah aku mau ngajarin kamu yang baru”

Dia semakin mendesis tapi tujuanku hanya memasukkan kepalanya meskipun dia seringkali berusaha untuk merasakan kontolku masuk memeknya. Saat itu aku menggapai sabun dan melumuri pantatnya dan perlahan kutuntun kepala kontolku ke lubang anusnya.

“Aishh kak jangan ah jorok”
“Gak papa sayang, dari pada perawan kamu ilang”
“Auwhh kak sakit”

Saat aku sudah memasukkan setengah batang kontolku kedalam lubang anusnya. Aku hanya mendiamkan dan menikmati empotan pantatnya yang masih merasa sakit sambil kuremas lembut teteknya dan ku mainkan pentilnya yang mengacung tegang.

Saat kurasa dia sudah mulai relax akupun mengayun pantatku menarik kontolku dan memasukkannya lagi secara lembut. Sambil tanganku memainkan clitorisnya dan akhirnya seluruh batang kontolku sudah mampu di terima seluruhnya oleh lubang anus adik iparku.

Enak banget pantat kamu Lenna, aku semakin cepat menyodokkan kontolku yang hanya 16 centi kedalam anusnya sambil terus ku mainkan memeknya.

Kontolku menembakkan mani sekitar enam kali didalam pantatnya yang saat itu juga dia mengalami orgasme yang dahsyat sampai mengalami ngompol. Akupun tidak menyangka hanya dengan mengentot anusnya adik iparku mengalami orgasme yang sedahsyat itu.